Beranda/Artikel /AI & Teknologi
AI & Teknologi

OpenAI Perkenalkan Dots, Agen AI yang Bisa Bekerja Mandiri 24 Jam

ClovertechnoVivi 30 September 2026 3 menit baca
OpenAI Perkenalkan Dots, Agen AI yang Bisa Bekerja Mandiri 24 Jam

OpenAI memperkenalkan Dots, agen AI yang dirancang untuk tidak sekadar menjawab perintah, tetapi menjalankan pekerjaan secara mandiri. Diperkenalkan pada 29 September 2026, Dots disebut dapat bekerja 24 jam menggunakan komputer cloud, browser, serta aplikasi yang terhubung dengan akun pengguna.

OpenAI menjelaskan bahwa Dots ditenagai GPT-6 Astra dan dirancang untuk memahami tujuan serta preferensi pengguna dari waktu ke waktu. Agen ini juga dapat bekerja secara proaktif sehingga pengguna tidak harus memberikan instruksi untuk setiap langkah pekerjaan.

Fitur Keterangan
Model AI GPT-6 Astra
Operasional Dapat bekerja 24/7
Komputer Komputer cloud milik Dots
Integrasi Lebih dari 4.000 aplikasi melalui ekosistem plugin
Platform ChatGPT, Slack, dan Microsoft Teams
Kontrol pengguna Permissions, Custom Rules, monitoring, dan approval

Dots Dirancang untuk Bekerja Secara Mandiri

Berbeda dari penggunaan chatbot konvensional yang umumnya menunggu instruksi pengguna, Dots dapat mengambil sebuah proyek dan menjalankannya secara mandiri. OpenAI mengatakan Dots dapat menangani beberapa pekerjaan sekaligus tanpa pengguna harus mengarahkan setiap tahapan secara manual.

Dots memiliki komputer cloud dan browser sendiri yang dapat digunakan untuk menjalankan pekerjaan. Pengguna juga dapat memberikan izin agar Dots terhubung dengan perangkat mereka ketika diperlukan.

OpenAI memberikan contoh penggunaan Dots untuk pengembangan software. Agen AI tersebut dapat memantau masukan pelanggan, menemukan permintaan atau bug yang berulang, mengerjakan perbaikan, menjalankan pengujian, kemudian menyiapkan pull request untuk ditinjau developer.

Bisa Mengikuti Cara Kerja Pengguna

OpenAI menyebut Dots dirancang sebagai perpanjangan dari cara kerja pengguna. Agen tersebut dapat mempelajari tujuan, standar, preferensi, dan cara pengguna mengevaluasi sebuah pekerjaan melalui interaksi serta feedback.

Dalam skenario pengembangan produk, misalnya, Dots dapat membantu memperbarui materi peluncuran ketika terjadi perubahan ruang lingkup proyek. Untuk pekerjaan analisis, Dots juga dapat menjalankan kembali analisis ketika data baru tersedia dan menandai bagian yang membutuhkan tinjauan pengguna.

Konsep tersebut juga diterapkan pada pekerjaan konten. OpenAI memberikan contoh Dots yang dapat memproses transkrip wawancara, menemukan bagian yang berpotensi menjadi klip, membuat catatan acara, dan menyiapkan draf media sosial sebelum mendapatkan persetujuan pengguna.

Terhubung ke ChatGPT, Slack, dan Teams

Dots tidak hanya tersedia melalui ChatGPT. OpenAI mengatakan pengguna dapat berkomunikasi dengan Dots melalui ChatGPT di desktop, web, dan perangkat mobile. Dots juga dapat digunakan melalui Slack dan Microsoft Teams.

OpenAI menyebut konteks pekerjaan dapat dibawa lintas kanal. Dengan demikian, pengguna dapat memulai proyek melalui ChatGPT dan melanjutkan komunikasi terkait pekerjaan tersebut melalui Slack atau Teams.

OpenAI Tambahkan Sistem Persetujuan dan Pengamanan

Karena Dots dapat menjalankan pekerjaan secara mandiri, OpenAI juga menempatkan sejumlah mekanisme kontrol di dalam sistem. Pengguna dapat menentukan aplikasi yang boleh diakses, memberikan izin tertentu, serta membuat Custom Rules untuk menentukan tindakan yang boleh dilakukan secara otomatis.

Untuk pekerjaan yang memiliki konsekuensi terhadap akun atau penyebaran informasi, Dots menggunakan sistem auto-review untuk memeriksa tindakan berdasarkan instruksi, aturan pengguna, dan persyaratan keamanan. Beberapa tindakan sensitif, seperti mengganti kata sandi, tetap harus dilakukan oleh pengguna.

OpenAI juga menyatakan bahwa Dots dapat dihentikan atau dijeda apabila sistem pemantauan mendeteksi masalah keamanan. Perusahaan tetap mengingatkan bahwa Dots dapat melakukan kesalahan sehingga pekerjaan yang berdampak penting tetap perlu ditinjau manusia.

OpenAI Siapkan Specialist Dots untuk Perusahaan

Selain Dots untuk pengguna individual, OpenAI memperkenalkan konsep specialist dots untuk organisasi. Agen ini dirancang untuk menjalankan tanggung jawab tertentu dengan identitas, kredensial, serta akses ke sistem perusahaan yang telah ditentukan.

OpenAI mengatakan specialist dots sedang diuji untuk sejumlah pekerjaan seperti pengadaan, pemrosesan invoice, pemasaran melalui email, customer support, dan kontrak komersial.

OpenAI juga bekerja sama dengan Microsoft untuk mengintegrasikan specialist dots dengan sistem tata kelola dan keamanan Microsoft Agent 365. Tujuannya adalah memungkinkan perusahaan mengelola agen tersebut menggunakan perangkat pengelolaan yang sudah digunakan organisasi.

Dots Mulai Digulirkan untuk Pengguna Tertentu

OpenAI mulai menggulirkan Dots untuk pengguna ChatGPT Pro dan Business Premium di pasar yang memenuhi syarat. Pengguna Enterprise, termasuk Edu dan Healthcare, dapat mencoba versi beta setelah administrator workspace mengaktifkannya.

OpenAI menyatakan Dots pertama sudah termasuk dalam paket Pro atau Business Premium tanpa biaya tambahan. Perusahaan juga berencana memperluas akses serta memungkinkan pengguna menambah jumlah Dots dan meningkatkan kapasitas pekerjaan agen tersebut di masa mendatang.

Kehadiran Dots menunjukkan arah pengembangan AI OpenAI yang semakin bergeser dari chatbot berbasis percakapan menuju agen yang dapat menjalankan pekerjaan secara berkelanjutan. Alih-alih hanya menghasilkan jawaban ketika diminta, Dots dirancang untuk memahami konteks, menjalankan tugas, memantau perkembangan, dan meminta persetujuan manusia ketika diperlukan.

OpenAIDotsAI AgentGPT-6 Astraartificial intelligenceagen AIChatGPTAI automation

Butuh software atau AI automation untuk bisnis Anda?

Ceritakan prosesnya, kami bantu petakan solusinya. Konsultasi awal gratis, tanpa komitmen.

Chat WhatsApp